K-WAVE

Source Music Resmi Putuskan Kim Garam LE SSERAFIM Hiatus Karena Rumor yang Semakin Berkembang

Friday, 20/05/2022 18:06 WIB by Niken Pangesti , Facetofeet
Source Music Resmi Putuskan Kim Garam LE SSERAFIM Hiatus Karena Rumor yang Semakin Berkembang
Instagram @le_sserafim

Setelah sempat mereda, kasus bullying sekolah yang menimpa Kim Garam LE SSERAFIM kini semakin berkembang. Akibat ramainya kasus tersebut, agensi Source Music pun menyampaikan bahwa Kim Garam akan hiatus dari kegiatan promosi grup LE SSERAFIM.

Kasus ini bermula sejak April 2022, saat seorang netizen Korea Selatan berinisial “A” membeberkan perilaku Kim Garam yang kabarnya melakukan bullying saat masih sekolah. Saat rumor tersebut berkembang, pihak agensi pun langsung membantah semua tuduhan lalu mengatakan bahwa Garam lah yang merupakan korban bullying.

Bantahan dari agensi HYBE/Source Music ternyata malah membuat “A” diganggu secara online oleh teman-teman Garam dan orang-orang yang tidak Ia kenal. Menurut firma hukum, serangan online ini menyebabkan “A” ingin melakukan tindakan bunuh diri dan putus sekolah. Kini Ia menjalani sesi terapi dengan ketat dan harus diawasi selama 24 jam oleh sang ibu.

Kini kasus tersebut kembali memanas, perwakilan hukum dari korban insiden tersebut atau “A,” merilis pernyataan terperinci yang mengklaim bahwa dokumen yang beredar adalah nyata dan Kim Garam telah dinyatakan bersalah atas kekerasan sekolah oleh komite pada tahun 2018. Firma hukum pun meminta HYBE untuk mintamaaf secara resmi dan mengubah pernyataan mereka sebelumnya.

Tanggapan HYBE/Source Music

Dilansir dari Soompi.com, HYBE/Source Music memberi penjelasan bahwa kasus tersebut bermula dari korban Yoo Eun Seo (alias), klien firma hukum Daeryun, mengambil foto teman sekelasnya, yang sedang berganti pakaian di sekolah dan saat itu hanya mengenakan pakaian dalam, tanpa izin dan mengunggahnya ke publik di media sosial dengan nama teman lain ( yang juga dengan jelas dinyatakan dalam komite kekerasan sekolah musim panas yang disebutkan oleh Daeryun).

Kim Garam dan kawan-kawan yang marah dengan kejadian ini, mengonfrontasi Yoo Eun Seo, namun tidak ada kekerasan fisik. Yoo Eun Seo mengakui kesalahannya tetapi tidak dihukum atas tindakannya. Sebaliknya, dia menunjuk teman-teman sekelas yang telah mengkonfrontasinya sebagai pelaku, merujuk mereka ke komite kekerasan sekolah, dan kemudian dipindahkan ke sekolah lain. Akibatnya, Kim Garam dan temannya dihukum oleh komite kekerasan sekolah. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh KVIBES (@officialkvibes)

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER