MAKEUP

Kabar Baik! Estée Lauder Companies Menunjukkan Dukungannya untuk Mengakhiri Pengujian Hewan Global, Girls

Monday, 24/06/2019 09:09 WIB by nerissa arfiana, Facetofeet
Kabar Baik! Estée Lauder Companies Menunjukkan Dukungannya untuk Mengakhiri Pengujian Hewan Global, Girls
Allure

Dilansir dari situs Allure, untuk mengikuti jejak kecantikan ternama lainnya seperti Avon, Procter & Gamble, dan Unilever, Estée Lauder Companies juga mengumumkan dukungannya minggu ini untuk larangan global pengujian hewan pada industri kecantikan. Dalam langkah berani ini, Estée Lauder Companies, yang mencakup berbagai merek perawatan pribadi dalam kategori kosmetik, wewangian, perawatan kulit dan rambut, mendukung Kampanye #BeCrueltyFree. Dipimpin oleh Humane Society International, kampanye #BeCrueltyFree mengklaim sebagai upaya terbesar untuk mengakhiri pengujian hewan kosmetik global dalam sejarah.

"Kami bangga dapat bermitra dengan Humane Society International, sebuah organisasi yang telah melakukan advokasi kerja yang penuh perhatian untuk hewan di mana-mana," Anna Klein, selaku wakil presiden,perusahaan global untuk The Estée Lauder Companies.

Ini memanglah suatu concern yang cukup besar, karena walaupun terlihat kuno dan mengerikan, pengujian kosmetik hewan masih merupakan masalah yang sangat nyata. Meskipun hampir tidak ada perusahaan kosmetik AS yang menguji produk mereka pada hewan lagi. Serta Uni Eropa (EU) secara resmi melarang praktik ini bertahun-tahun yang lalu, pengujian hewan pada industri kosmetik nyatanya masih menjadi masalah global.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

It’s time to #PressResetTonight on stressed-out skin! ???????? NEW #AdvancedNightRepair Intense Reset Concentrate reduces the look of redness and irritation in just ONE HOUR — overnight cocoons your skin so that you wake up to a more balanced and hydrated complexion ?Apply at night after #AdvancedNightRepair Face serum when your skin is signaling ????!

A post shared by Estée Lauder (@esteelauder) on

Estée Lauder sebenarnya juga ingin berkomitmen untuk menghilangkan pengujian hewan internal lebih dari 30 tahun yang lalu, namun, banyak merek perusahaan dijual di negara-negara yang secara hukum memerlukan pengujian hewan pada kosmetik atau bahan-bahan kosmetik (produk Estée Lauder dijual di lebih dari 150 negara berbeda di seluruh dunia).

"Diperkirakan bahwa lebih dari 500.000 hewan di seluruh dunia menderita dan mati setiap tahun untuk pengujian kosmetik," kata Kitty Block, presiden & CEO The Humane Society of Amerika Serikat yang dikatakan kepada Allure.

Jadi, dengan ini kemitraan baru dengan Humane Society International adalah janji resmi untuk membantu mengakhiri pengujian hewan di seluruh dunia. Menurut perusahaan, Estée Lauder akan menindaklanjuti janji ini dengan cara menyelaraskan diri bersama undang-undang internasional yang bertujuan untuk mengakhiri peraturan yang ada tentang pengujian hewan. Serta mendukung penelitian tentang alternatif untuk pengujian hewan sekaligus.

Hal ini juga berarti bahwa kita akan mulai melihat sertifikasi Leaping Bunny (gambar kelinci lucu yang dicetak pada kosmetik cruelty-free) pada produk-produk The Estée Lauder Companies. Untuk referensi, merek yang dimiliki Estée Lauder mencakup nama-nama besar seperti Estée Lauder, Origins, MAC, La Mer, Bobbi Brown, Bumble and bumble, Too Faced, Becca, Smashbox, Darphin, Aerin, Jo Malone London, dan Le Labo.

Tentunya ini menjadi kabar baik bukan? Tidak dirasgukan lagi jika masa depan industri kecantikan global terlihat cerah dan bebas dari kekejaman kepada makhluk hidup.

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
REVIEW
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER