SKINCARE

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Hiperpigmentasi dan Melasma yang Wajib Kamu Tahu!

Friday, 06/08/2021 17:05 WIB by Niken Pangesti , Facetofeet
Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Hiperpigmentasi dan Melasma yang Wajib Kamu Tahu!
freepik.com

Memiliki kulit yang mulus dengan tampilan warna yang rata pastinya jadi dambaan semua perempuan. Tapi terkadang, ada saja permasalahan yang bikin warna kulit terlihat kurang mulus, seperti hiperpigmentasi dan melasma. Kedua permasalahan ini ternyata sangat berbeda baik dari penyebab maupun cara penangaannya girls. Untuk lebih lengkapnya pastikan baca terus ya!

Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi merupakan kondisi munculnya bercak gelap pada kulit yang terjadi karena tubuh memproduksi terlalu banyak melanin (pigmen pewarna tubuh). Penyebab hiperpigmentasi sendiri sangat bermacam-macam, bisa karena peradangan kulit setelah berjerawat, paparan matahari berlebihan, bekas luka, penggunaan obat-obatan tertentu, kehamilan, gigitan serangga dan sebagainya.

Kalau bisa dirangkum, apapun penyebab yang bikin kulit muncul bercak/ noda gelap, itulah kondisi hiperpigmentasi. Untuk mengatasi noda gelap pada kulit akibat hiperpigmentasi, kamu dapat menggunakan produk perawatan yang manfaatnya untuk menghambat pembentukan melanin pada kulit girls. Beberapa kandungan skincare seperti Vitamin C, Niacinamide, Alpha Arbutin, Kojic Acid, Glycolic Acid, dan kandungan lain yang sifatnya mencerahkan bisa kamu pilih untuk perawatan. Untuk hasil lebih cepat, kamu pun dapat melakukan treatment di klinik kecantikan dengan menggunakan teknologi laser.  Pastikan juga untuk selalu mengaplikasikan sunsreen, supaya kondisi melasma tak semakin parah.

Melasma

Karena hiperpigmentasi adalah kondisi yang menyebabkan munculnya bercak gelap di kulit, melasma masuk ke dalam kategori tersebut nih girls. Melasma sendiri biasanya berbentuk seperti bercak dengan ukuran terbilang besar. Warna gelapnya terkadang tampak samar, tapi juga dapat terlihat pekat pada beberapa orang. Kondisi ini lebih sering dialami pada perempuan dan biasanya disebabkan oleh hormon atau paparan sinar UV.

Para ahli menyebutkan, kondisi melasma sering timbul ketika perempuan mengalami perubahan hormon yang besar, seperti ketika masadatang bulan atau kehamilan. Kemungkinan ini disebabkan karena kadar estrogen bekerja pada sel kulit lalu meningkatkan jumlah enzin tirosinase yang bekerja untuk membentuk pigmen pada tubuh. Selain itu, peningkatan estrogen sendiri juga dapat membuat sel-sel kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Selain perubahan hormon, melasma juga bisa disebabkan inflamasi, keturunan genetik, radiasi, paparan sinar UV, dan sinar infra merah.

Cara Mengatasi Melasma

Karena penyebab terbesar melasma adalah perubahan hormon, maka tiap orang punya penanganan yang berbeda girls. Untuk perawatan lebih tepat, kamu dapat berkonsultasi ke dokter dengan perawatan khusus. Sementara untuk skincare sehari-hari, kamu dapat memilih kandungan yang berfungsi menghambat pembentukan melanin seperti  Vitamin C, Niacinamide, Alpha Arbutin, Kojic Acid, Glycolic Acid, dan kandungan lain yang sifatnya mencerahkan. Pastikan juga untuk selalu mengaplikasikan sunsreen, supaya kondisi melasma tak semakin parah.

 

Baca juga:

Bagaimana Cara Membedakan Bintik Gelap & Bekas Jerawat?

Apa saja yang Perlu Kamu Lakukan untuk Mencegah Bekas Jerawat

Wajib Tahu! Ini 5 Tips Simple Merawat Jerawat Biar Nggak Berbekas

Punya Masalah Bekas Jerawat dan Noda Hitam? Atasi dengan 5 Dark Spot Skincare Ini!

Pas Jerawatan, Lebih Baik Gunakan Obat Totol Atau Acne Patch Ya? Yuk Cari Tahu!

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER